PENDIDIKAN MENOPANG SEKTOR KEHIDUPAN


 

            Proses pendidikan tidak hanya mengapresiasi sisi akademis. Pendidikan juga harus memberi ruang untuk  mengembangkan skill, keahlian, ketrampilan, hingga sense of art peserta didik. Dalam istilah lain, pendidikan harus melahirkan manusia yang sempurna atau insan kamil. Manusia seperti ini akan mampu bercipta, bercita, berasa, dan berkarsa.

Setiap satuan pendidikan harus mendesain proses pembelajaranya dengan model keberimbangan antara sisi akademis dan penguatan skill. Sebenarnya model ini lebih dekat dengan konsep pendidikan vokasional dimana anak didik didorong untuk masuk ke SMK. Namun tidak ada salahnya setiap satuan pendidikan yang lain mengembangkan hal serupa. Tentu dalam porsi, bentuk, dan metode yang disesuaikan dengan kondisi setiap satuan pendidikan.

Pendidikan mau tidak mau, juga bertanggung jawab atas ketersediaan tenaga yang trampil. Menanamkan keahlian dalam pendidikan harus dipandang sebagai penanaman nilai dan semangat, bahwa hidup harus penuh perjuangan dan untuk di butuhkan bekal yang cukup. Tidak saja ilmu pengetahuan namun juga skill dan keahlian. Kuantitas memang harus didorong untuk terus meningkat namun jangan sampai mengorbankan kualitas hasil pendidikan.

Faktor pendidikan yang perlu menjadi perhatian serius dalam melahirkan pendidikan yang berkualitas. Sebab keberadaan pendidik merupakan fondasi utama dalam pendidikan. Salah satu yang bisa kita lakukan adalah mengubah paradigma yang lama bahwa guru sekarang lebih sebagai pengajar bukan pendidik. Selain itu juga peran pemerintah sangat penting dalam menghasilkan pendidikan yang berkualitas. Peran pemerintah dalam pendidikan ada dua hal besar yakni dukungan pendanaan serta perumusan kebijakan. Peran ini diwujudkan mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. Peran lebih akan diambil pemerintah daerah, dalam hal ini lewat dinas pendidikan sebagai pelaksana teknis tingkat daerah. Hal yang harus mampu dilakukan adalah memanage agar seluruh elemen bisa berperan secara profesional sesuai porsinya. Serta memastikan semua unsur dalam internal dinas pendidikan berjalan sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: