Malam yang Sulit

Malam berselimut mendung, menghantarkanku ke pulau kapuk

Jarum jam terus berjalan mengitari satu putaran penuh

Jiwaku telah lelah, ingin segera ku nikmati mimpi malam ini

 

Ku tutup mata erat-erat, namun tetap tak mampu mambawaku

Melayang ke alam bawah sadar

 

Hati ini terkocar-kacir, tak tahu apa yang sedang ku rasa

Gelisah, bingung, sedih, marah campur amrut dalam hati

 

Ku lantunkan doa pengiring tidur, namun tak manjur jua

Tlah berpuluh kali mulutku berucap, tetap hati ini sulit terpejam

Berapa lama ku Betah dalam kelelahan yang mendera??

Ataukah ku tak akan menikmati mimpi malam ini??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: