Ikhwan dan Akhwat Centil

Nampaknya memang harus ada yang dijaga agar kita terhindar dari virus yang ‘agak berbahaya’ ini. Virus ini rentan menyerang ADK (Aktivis Dakwah Kampus).

Gadhul Bashar

Gadhul Bashar

Karena untuk sembuh dari VMJ (Virus Merah Jambu), itu hanya karena rahmat dari Allah. Beneran deh, susah banget !! makanya sebelum kena virus itu, mendingan jaga diri dulu. Coba kita cek, diri kita masing – masing. Jangan – jangan sudah sering kita melakukan aktifitas yang menimbulkan ‘rasa ‘ kepada teman kita. Jangan – jangan selama ini, kita sudah bersikap sebagai aktivis centil. Tanpa kita sadari. Hm… siapa sih, aktivis centil itu? Menurut beberapa sumber, aktivis centil adalah :1.Ikhwan yang suka nelpon-nelpon akhwat tanpa agenda yang jelas, lama banget, n mendayu-dayu, padahal sms saja bisa. Begitu sebaliknya, akhwat yang suka nerima telpon atau nyari-nyari alasan supaya bisa di telpon oleh ikhwan. 

2. Aktivis yang memanfaatkan kepandaiannya dalam skill tertentu untuk menarik perhatian ikhwan/akhwat, misal skill memperbaiki komputer,HP, pemrograman, buat blog (site) dan buat proposal atau kerja teknis lainnya. 

3. Aktivis centil yang sok perhatian ke lawan jenisnya, mempunyai belas kasihan yang terlalu berlebihan, padahal biasa-biasa saja sebenarnya bisa. 

4. Ikhwan yang suka bercanda dan cair dengan akhwat,atau ngobrol yang tidak berkaitan dengan aktivitas dakwah. Bahkan terkadang mengatasnamakan dakwah, padahal g ada esensi dakwah sama sekali. 

5. Ikhwan yang suka koleksi foto akhwat, dan lebih gila lagi, menjadikannya background atau screen server di komputer atau laptopnya. Begitu juga dengan akhwatnya, suka nyari-nyari kesempatan untuk bisa ngasihin fotonya ke ikhwan idolanya

6. ADK yang suka chatting dengan lawan jenis, diskusi hal-hal yang ga perlu, dengan dalih dakwah di dunia maya, tetapi esensi obrolannya jauh dari nilai dakwah. 

7. Dalam obrolan teman sesama ikhwan yang dibicarakan selalu seputar akhwat, minim membahas tentang ilmu dien, dan strategi dakwah. Akhwat pun juga punya kebiasaan begitu. 

8. Sering berkunjung ke tempat akhwat, banyak sekali alasannya, entah mau pinjem buku,mau silaturahim, mau ngantar sesuatu, atau apalah tanpa ada alasan yang jelas. Ahwatnya selalu punya alasan untuk ngundang ikhwan berkunjung ke tempatnya, entah itu ngasih proposal, ngembaliin buku, perbaiki komputer/laptop, dll. 

9. Suka tertawa terbahak-bahak ga karuan kalau lagi berkumpul sesamanya, padahal kelihatannya anteng & alim banget pas di depan akhwat & pas syuro’. Ga jauh beda dengan akhwatnya.

10.Aktivis centil suka curhat-curhatan dengan lawan jenis. Terutama masalah pribadi. 

11. Aktivis centil dengan senang hati memberikan pinjaman atau bahkan hadiah kepada lawan jenis yang jadi idolanya, tetapi sangat pelit kepada saudara yang lain. 

12. Aktivis centil ga risih berdua-duaan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya

13. Suka sekali sms tausiyah padahal sebenarnya dia lagi kangen saja sama akhwat idolanya, gitu juga dengan akhwat genit suka sekali sms ikhwan idolanya. Menurut saya etika sms tausiyah,” sent to all”, ga ada spesifikasi untuk ikhwan/akhwat tertentu, atau untuk lebih berhati-hati ikhwan sms tausiyahnya ke ikhwan dan akhwat ke akhwat. 

14. Aktivis yang jarang ikut kajian, tatsqif, ta’lim dsb. Tapi seolah mempunyai ilmu yang banyak. Terutama depan akhwat/ikhwan idolanya. Padahal baca buku juga jarang.  

15. ADK yang berjalan suka jelalatan, klo ada lawan jenisnya yang melintas di depannya selalu memberi penilaian, “ ini 80, itu 70 … dsb”. Menilai seseorang itu sekufu (sederajat) atau tidak dengan dirinya. 

16. Suka menjanjikan “ nikah “ kepada seorang akhwat padahal itu masih lama banget menikahnya, n yang terjadi akhirnya adalah back street.. akhwat pun dengan senang hati menjalani hal tersebut.  

17. Si ikhwan punya cara jitu merayu akhwat favoritnya untuk diajak keluar, makan di luar, atau berkhalwat2 lain (Lumayan lah bisa mojok, jalan sama si akhwat jelita, dan memandang wajahnya yang ayu dengan bebas). Si akhwat pun juga ada yang rela menyerahkan harga dirinya sebagai aktivis untuk diajak berkhalwat (Lumayan lah mumpung ada kesempatan untuk diajak makan gratis dan lebih dekat lagi dengan si ikhwan yang penuh pesona ketampanan).  

Biasanya aktivis centil, akan rentan sekali terkena VMJ. Masukkah kita ke dalam deretan aktivis centil itu ? dekatkah diri kita dengan VMJ ? atau sudah masukkah kita ke dalam orang yang ‘berpacaran’ ? 

“ perempuan – perempuan yang keji adalah untuk laki – laki yang keji, dan laki – laki yang keji adalah untuk perempuan yang keji [pula]. Dan perempuan yang baik adalah untuk laki – laki yang baik, laki – laki yang baik untuk perempuan yang baik [pula]. “ (Q.S.An – Nur : 26)  

Jika kita ingin mendapat pasangan yang baik, maka JADIKAN DIRI KITA BAIK. Jika seorang ikhwan mendambakan akhwat yang sholehah, maka ikhwan tersebut harus menjadi ikhwan yang sholih dulu. Bagaimana bisa seorang ikhwan mendambakan istrinya sekualitas Fathimah, sedangkan dirinya tidak sekapasitas Ali? Bagaimana mungkin mengharapkan istri setabah Hajar dan Sarah, jika dirinya tidak sekokoh Ibrahim. Akhwati… jika kita menginginkan suami sehebat Zubair, maka siapkan diri kita agar memiliki kapasitas seperti Asma binti Abu Bakar. Dan jika berharap suami seperti Muhammad SAW, maka mulai siapkan diri kita seperti tangguhnya Khodijah. Allahu Akbar!! [lho, koq jadi semangat banget? ;D] 

Secara tidak langsung… jodoh kita adalah cermin dari diri kita sendiri. Kalo saat ini kita suka pacaran, sering kena VMJ. Masa iya seeh…kita mau pasangan kita waktu dulunya adalah orang yang doyan pacaran? G kan? Mulai sekarang, stop VMJ !! Say yes to jaga izzah and say no to VMJ dan no to pacaran !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: